Sirsak (Annona muricata L.)

| Senin, 15 Desember 2014
  1.     Deskripsi
Sirsak (Annona muricata L.)Klasifikasi
Kingdom        : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom   : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi    : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi              : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas               : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas       : Magnoliidae
Ordo                : Magnoliales
Famili             : Annonaceae
Genus              : Annona
Spesies            : Annona muricata L.
Sirsak merupakan tanaman tahunan yang dapat tumbuh dan berbuah sepanjang tahun jika kondisi air tanah terpenuhi selama pertumbuhannya. Sirsak merupakan salah satu buah yang memiliki kandungan vitamin B dan C cukup tinggi, mempunyai rasa manis-asam dan menyegarkan, sehingga digemari masyarakat sebagai buah segar maupun olahan. Sebagai tanaman pekarangan komoditas ini masih terbuka cukup lebar untuk dikembangkan.

Secara geografis, prospek pengembangan produksi sirsak di Indonesia sangat terbuka lebar. Kondisi tanah di Negara Indonesia yang subur dan beriklim tropis, kondisi tanah tersebut sangat cocok untuk pertumbuhan tanaman hortikulutura, salah satunya tanaman sirsak.

Sirsak juga dapat ditanam di pekarangan sebagai peneduh, juga sebagai tanaman penghias pekarangan terutama bila sedang berbuah tentu akan sangat menarik serta sangat berguna untuk dikonsumsi oleh keluarga.
2.     Cara Penanaman
Tanaman Sirsak memiliki percabangan batang yang rendah, tinggi antara 3 - 8 meter. Cara penanaman melalui biji, juga dengan cara tempelan atau okulasi. Musim berbuah pada bulan Januari dan Februari setiap tahunnya. Satu bulan sebelum penanaman lubangnya sudah harus dipersiapkan.
Perbanyakan tanaman jika dilakukan dari biji, terlebih dulu dilakukan pemilihan tanaman induknya, bibit harus diperoleh dari tanaman yang produktif, cukup besar, sehat, buahnya berukuran besar sesuai yang diinginkan. Kemudian bijinya dicuci bersih dengan air, dibiarkan dalam udara sampai kering sebagai benih. Benih yang sudah kering dapat disimpan atau dapat ditanam segera pada seed box atau polybag dengan media tanam tanah gembur berpasir. Pohon sirsak dapat tumbuh dengan baik dengan syarat pengairan yang teratur supaya dapat berbunga dengan baik dan penyiraman dua kali sehari, Penyiangan tanaman sirsak kontinu setahun sekali bersamaan dengan pemupukan dan penggemburan. Pemupukan berkesinambungan dengan pupuk organik (20 kg/ pohon) ditambah NPK (100 gram/pohon) yang dilakukan beberapa kali dalam setahun untuk mendorong pertumbuhan dan atau pembuahan sirsak. Pemangkasan bertujuan mendapat bentuk yang memuaskan, membatasi pohon itu hanya berbatang tunggal, dengan cara memotong cabang-cabang yang akan menyainginya. Tunas air (water sprout), cabang-cabang yang tumpang-tindih dan bergerombol juga harus dibuang. (Kristianta-KKPP Klungkung).
KKN PPM UNNES 2014      3.     Manfaat Tanaman
Beberapa manfaat Sirsak :
·         -  Memenuhi kebutuhan serat pangan per hari (dimakan segar).
·     - Kandungan vit. C untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan   memperlambat proses penuaan.
·     - Daun sirsak mengandung zat annonaceuos acetogenins mampu membunuh sel kanker terutama kanker usus, prostat, paru-paru, payudara, dan pankreas tanpa merusak sel yang sehat.
·      - Mengobati bisul, sakit pinggang, eksim, mengobati penyakit     liver, ambeien, sakit kandung air seni, batu empedu.


0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲